Selasa, 23 Oktober 2012

Supply Chain Management Pada Produksi Biskuit


Supply Chain adalah jaringan perusahaan-perusahaan yang secara bersama-sama bekerja untuk menciptakan dan menghantarkan suatu produk ke tangan pemakai terakhir. perusahaan yang dimaksud yaitu pabrik distributor, toko atau ritel, serta perusahaan pendukung seperti jasa logistik.

Manajemen Rantai Suplai adalah koordinasi dari bahan, informasi, dan arus keuangan antara perusahaan yang berpartisipasi. Manajemen rantai suplai bisa juga berarti seluruh jenis kegiatan komoditas dasar hingga penjualan produk akhir ke konsumen untuk mendaur ulang produk yang sudah dipakai. 

Ada 3 macam hal yang harus dikelola dalam supply chain yaitu : 
  • pertama, aliran barang dari hulu ke hilir contohnya bahan baku yang dikirim dari supplier ke pabrik, setelah produksi selesai dikirim ke distributor, pengecer, kemudian ke pemakai akhir.
  • Yang kedua, aliran uang dan sejenisnya yang mengalir dari hilir ke hulu dan ketiga adalah aliran informasi yang bisa terjadi dari hulu ke hilir atau sebaliknya.
  • Dan ketiga, adalah aliran informasi yang bisa terjadi dari hulu ke hilir atau sebaliknya.



    Dalam kondisi nyata tidak sesederhana sebagaimana diatas, contoh sebuah produk sederhana yaitu biskuit kaleng.

    Pihak yang terlibat dalam supply chain biskuit kaleng tersebut adalah:
    1. penghasil gandum  2. penghasil tebu  3. penghasil garam  4. penghasil aluminium  5. pabrik tepung terigu  6. pabrik gula  7. distributor garam  8. pabrik kaleng  9. pabrik biskuit  10. distributor biskuit  11. supermarket  12. perusahaan transportasi dan pergudangan.


    Skema hubungan yang bisa dibentuk adalah sebagai berikut :



    Perbedaan antara Supply Chain dengan SCM:
    Kalau supply chain adalah jaringan fisiknya, yakni perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam memasok bahan baku, memproduksi barang maupun mengirimkannya ke pemakai akhir, SCM adalah metode, alat atau pendekatan pengelolaannya.
    Pendekatan yang ditekankan dalam SCM adalah terintegrasi dengan semangat kolaborasi.
    Supply Chain Management tidak hanya berorientasi pada urusan internal melainkan juga eksternal perusahaan yang menyangkut hubungan dengan perusahaan-perusahaan partner.

    Review Software ERP

    ERP (Enterprise Resource Planning).

    Saya menemukan cukup banyak software ERP yang open source. Tampaknya dunia ini banyak menggunakan software seperti Compiere dan turunannya seperti Adempiere. Saya berusaha menginstalasi software Compiere dan Adempiere di Ubuntu, ternyata lumayan sulit sekali karena harus menginstall java dan lainnya. Akhirnya lebih banyak gagal-nya.
     
    Instink saya mengatakan bahwa jika software WebERP ini berbasis PHP, maka kemungkinan besar cara instalasi dan operasinya akan sangat mudah seperti Content Manajemen System (CMS) seperti Joomla, Mambo, Moodle, KnowledgeTree, MediaWiki, Wordpress dll. Maka mulailah saya mencoba mendownload WebERP dan mencoba menginstalasinya. Ternyata benar apa yang saya sangka, proses instalasi sangat mudah sekali dan user dapat langsung menggunakan hanya perlu mengakses melalui Web saja.

    Detail proses instalasi WebERP di Ubuntu adalah sebagai berikut,

    Copy source webERP ke folder /var/www

    # cp webERP_3.071.zip /var/www 

    Konfigurasi database MySQL agar mempunya user untuk weberp maupun database weberp dan siap menerima database untuk WebERP melalui perintah

    mysql 
    mysql> SET PASSWORD FOR root@localhost=PASSWORD('password'); 

    atau jika root password sudah di-set dapat langsung menuju perintah

    # mysql -u root -p 
    Enter password: 
    mysql> grant INSERT,SELECT on root.* to weberp@localhost; 
    mysql> SET PASSWORD FOR weberp@localhost=PASSWORD('weberp'); 
    mysql> GRANT ALL PRIVILEGES ON *.* TO weberp@localhost
    IDENTIFIED BY 'some-password' WITH GRANT OPTION; 
    mysql> exit 

    Setelah database MySQL disiapkan, kita perlu membuka source code WebERP di folder /var/ww melalui perintah

    # cd /var/www
    # unzip webERP_3.071.zip

    Pastikan isi file config.php ada username & password untuk WebERP

    # vi /var/www/webERP/config.php 

    pastikan bahwa ada

    $dbuser = 'weberp'; 
    $dbpassword = 'weberp'; 

    Masukan ke dalam database mysql template database webERP melalui perintah

    # mysql --user=weberp --password='weberp' < /var/www/webERP/sql/mysql/weberp-demo.sql 

    Selesai sudah proses instalasi WebERP kita dapat mengakses WebERP melalui alamat

    http://localhost/webERP/

    Username & password default yang digunakan untuk demonstrasi adalah

    username: demo
    password : weberp


    Tampilan awal untuk WebERP adalah tampak pada gambar


    ERP1.jpg


    Ada beberapa menu / fasilitas / modul yang dapat digunakan di WebERP, seperti, Sales, Receivables, Payables, Purchases, Inventory, Manufacturing, General Ledger.


    Mungkin untuk akuntansi kita akan lebih banyak menggunakan modul General Ledger dengan tampilan seperti di bawah ini.



    ERP2.jpg


    Melalui menu general ledger kita dapat melakukan transaksi, inquiry dan report.


    Contoh pemasukan entry ke journal tampak pada gambar berikut



    ERP3.jpg

    Selasa, 16 Oktober 2012

    TUGAS 1 PENGANTAR TELEMATIKA


    1.  Jelaskan peranan telematika dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam bidang pendidikan!
      Jawab:
      Peranan Telematika dalam kehidupan sehari hari khususnya dalam bidang pendidikan salah satunya perkembangan belajar berbasis online yang dapat diakses melalui media internet berbasis web atau situs. Dengan metode ini murid dan guru atau dosen tidak harus belajar secara bertatap muka secara langsung tetapi dengan metode Home Schooling yang bisa dilakukan kapan saja oleh si murid dengan pengaksesan belajar melalui internet. Dan pada saat ini hampir semua sekolah maupun kampus sudah mempunyai website yang menyediakan modul-modul belajar, bahan kuliah, dan hasil penelitian. Dan terdapat peranan telematika di bidang pendidikan lainnya, yaitu :
    -    Perpustakaan Elektronik
    -    Surat Elektronik (email)
    -    Ensiklopedia
    -    Sistem Distribusi Bahan Secara Elektronis ( digital )
    -    Tele-edukasi dan Latihan Jarak Jauh dalam Cyber System
    -    Pengelolaan Sistem Informasi
    -    Video Teleconference

    1. Apa manfaat dan dampak negatif dari telematika, jelaskan!
      Jawab:Manfaat Telematika 
    -   Bidang transportasi, menyediakan jasa panduan jalan, solusi anti    kemacetan, penghematan transportasi dan bahan bakar.
    -   Bidang pendidikan, memudahkan pelajar untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam bidang studi masing-masing serta konsep pembelajaran yang tersebar secara merata ke seluruh daerah.
    -   Bidang pemerintahan, menyediakan layanan yang lebih baik untuk masyarakat luas melalui e-government.
    -   Bidang ekonomi, perkembangan telematika membuka lapangan kerja baru, dibutuhkan human resources yang mumpuni untuk mengelola sebuah sistem yang baik, menekan biaya pemasaran pada perusahaan-perusahaan.
    -   Membuat pertukaran data menjadi lebih cepat.
                Dampak Negatif Telematika
    -   Memberi peluang kejahatan, terutama kejahatan cyber cryme, penyusupan pada sistem, penyelundupan narkoba.
    -   Kesalahan data yang diterima dapat berakibat sangat fatal, oleh karenanya sebelum data disebar luaskan, maka data-data tersebut harus diverifikasi.
    -    Memberi efek kecanduan dan malas dari internet dan game.
    -    Menjadikan seseorang yang tidak dapat bersosialisasi.
     
         3.  Media komunikasi apa saja yang digunakan untuk telematika?
              Jawab:
    -    Handphone
    -    Internet
    -    Video Conference
    -    GPS
    -    Game
    1. Jelaskan perkembangan telematika sebelum dan sesudah internet muncul!
      Jawab:
    ·         Perkembangan Telematika diIndonesia sebelum internet muncul
    -   Periode Rintisan (berlangsung pada akhir tahun 1970an – akhir tahun 1980an).
    Pada periode rintisan ini penggunaan telematika sangat terbatas. Pada periode ini, masa dimana beberapa orang Indonesia belajar menggunakan telematika atau minimal mengetahuinya. Tahun 1980-an teleconference terjadwal hampir sebulan sekali di TVRI (Televisi Republik Indonesia) yang menyajikan dialog interaktif antara Presiden Suharto di Jakarta dengan para petani di luar jakarta, bahkan di luar pulau Jawa.
    -   Periode Pengenalan (berlangsung tahun 1980an).
    Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu, setelah dipinggirkan dari panggung politik, yang kemudian disediakan wadah baru dan dikenal sebagai Karang Taruna. Pada sisi lain, milis yang mulai digagas sejak tahun 1980-an, terus berkembang.
    ·         Perkembangan Telematika diIndonesia setelah internet muncul
    -   Periode Pengenalan Telematika.
    Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994, dan milis adalah salah satu bagian dari sebuah web. Penggunanya tidak terbatas pada kalangan akademisi, akan tetapi sampai ke meja kantor. ISP (Internet Service Provider) pertama di Indonesia adalah IPTEKnet, dan dalam tahun yang sama, beroperasi ISP komersil pertama, yaitu INDOnet. Dua tahun keterbukaan informasi ini, salahsatu dampaknya adalah mendorong kesadaran politik dan usaha dagang. Hal ini juga didukung dengan hadirnya televise swasta nasional, seperti RCTI (Rajawali Citra Televisi) dan SCTV (Surya Citra Televisi) pada tahun 1995-1996. Teknologi telematika, seperti computer, internet, pager, handphone, teleconference, siaran radio dan televise internasional – tv kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia.
    -   Periode Aplikasi.
    Pada periode ini, teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Bukan hanya dimiliki oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang canggih. Muatannya antara 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televisi, dan teleconference melalui 3G. Teknologi computer demikian, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada café dan kampus tertentu, internet dapat diakses dengan mudah, dan gratis.
    Referensi :
                1.      http://telematika.web.id/index2.shtml
                2.      http://www.gudangmateri.com/2010/08/perkembangan-telematika-di-indonesia.html

    Jumat, 29 Juni 2012

    Biografi

    Nama lengkapnya adalah Dara Adinda Aisha tapi panggilan sehari-harinya Dinda. Sedang menjalani pendidikan S1 di Universitas Gunadarma Depok jurusan Sistem Informasi. Sulung dari 4 bersaudara ini mempunyai hobby menyanyi dan mendengarkan lagu, jadi sangat tidak aneh kemanapun dia pergi pasti tidak pernah meninggalkan headset nya.Sifatnya sangat supel dan periang sehingga dia juga banyak memiliki teman. Cita-citanya kalau sudah lulus nanti ingin menjadi guru di sebuah taman kanak-kanak dan impiannya ingin memiliki taman kanak-kanak karena kesenangannya terhadap anak-anak.

    Curriculum Vitae


    Portofolio Riwayat Hidup

    Nama : Dara Adinda Aisha
    Jenis Kelamin : Perempuan
    Tempat Tanggal Lahir : Jakarta, 1 Mei 1991
    Kewarganegaraan : Indonesia
    Agama : Islam
    Tinggi/Berat : 168 cm/60 kg
    Alamat : Jl.Cililitan Kecil II Rt 012 Rw 007 No: 1 Jakarta Timur
    Telpon : 087888211169
    E-mail : dinndaish@rocketmail.com

    Pendidikan Formal 

    1 . 1997-2003 : SDN Cawang 05 pagi Jakarta Timur
    2 . 2003-2006 : SMPN 150 Jakarta Timur
    3 . 2006-2009 : SMAN 9 Jakarta Timur
    4 . 2009-sekarang : Sistem Informasi, Universitas Gunadarma Depok


    Kursus dan Workshop

    - Kursus Introduction to ORACLE:SQL and PL/SQL
    Wrkshop Video Editing with Ulead

    Kamis, 19 April 2012

    proposal penulisan ilmiah 'Sistem Informasi Perparkiran yang Dilengkapi oleh Kamera'


    BAB I
    PENDAHULUAN

    1.1. Latar Belakang Masalah

    Dewasa ini, perusahaan-perusahaan baik besar ataupun kecil telah berbondong-bondong untuk menggunakan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mendukung proses operasional perusahaan. Keberadaan komputer dalam mendukung kegiatan operasional perusahaan telah meningkatkan efisiensi tenaga kerja dan waktu.

    Sekarang ini masih banyak arena atau lahan parkir yang dikelola secara manual, dengan cara mencatat keluar masuknya kendaraan dan pastinya akan memakan waktu yang cukup lama sehingga tidak efisien. Pada sistem parkir secara manual juga cenderung mengakibatkan banyaknya masalah, dimana bisa terjadinya pungutan biaya parkir yang berlebihan, dan operator parkir ingin mencari keuntungan sebesar-besarnya dimana kurangnya pengawasan operator parkir dengan kendaraan yang sedang diparkir. Kemungkinan lainnya yang dapat terjadi yaitu data yang dicatat pada lembaran kertas tersebut dapat hilang, kotor, ataupun terbakar. Maka untuk mengatasi kekurangan-kekurangan tersebut penulis akan merancang dan membuat Sistem Informasi Perparkiran yang di Lengkapi dengan Kamera.

    1.2. Batasan Masalah
                Dari permasalahan yang telah disebutkan di atas, maka sistem informasi yang dibuat hanya mencakup pencatatan data kendaraan yang keluar masuk area parkir serta perhitungan biaya parkir per jam serta capture image kendaraan dan plat nomer kendaraan dengan menggunakan kamera. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah Microsoft Visual Basic.Net dan pembuatan serta perancangan database nya menggunakan Microsoft Access 2007.
    1.3. Tujuan Penulisan
    Penulisan ilmiah ini bertujuan untuk mengembangkan sistem perparkiran secara manual menjadi komputerisasi yang lebih efektif, efisien, dan akurat agar pemilik kendaraan merasa nyaman parkir di tempat tersebut.
    1.4. Metode Penulisan
    Untuk memperoleh informasi yang diperlukan dalam penulisan ilmiah ini, penulis menggunaka metode penelitian studi lapangan dengan mengumpulkan data-data yang diperlukan untuk membuat sistem informasi perparkiran yang dilengkapi dengan kamera.


    1.5. Sistematika Penulisan

    BAB I PENDAHULUAN
    ·         Latar belakang masalah
    ·         Batasan Masalah
    ·         Tujuan Penulisan
    ·         Metode Penulisan
    BAB II LANDASAN TEORI
    ·         Berisi teori dasar aplikasi Visual Basic.Net
    ·         Teori penunjang sistem informasi perparkiran
    ·         Teori dasar Microsoft Access 2007
    BAB III PEMBAHASAN MASALAH
    ·         Berisi tentang pembahasan masalah pembuatan Sistem Informasi Perparkiran yang Dilengkapi dengan Kamera.
    BAB IV PENUTUP
    ·         Berisi kesimpulan dan saran-saran.